Ada dua angka biaya hidup yang beredar, dan keduanya benar untuk hal yang berbeda. Masalahnya, orang sering memakai yang satu untuk keperluan yang satunya lagi, lalu kaget di tengah jalan.
Angka pertama adalah syarat visa. Ini jumlah yang ditetapkan pemerintah dan harus kamu buktikan ada di rekening sebelum visamu diproses. Sifatnya minimum administratif.
Angka kedua adalah biaya hidup sebenarnya. Ini yang akan benar-benar keluar dari rekeningmu setiap bulan, dan di beberapa kota angkanya di atas syarat visa.
Artikel ini memisahkan keduanya untuk lima negara tujuan utama, memakai angka resmi pemerintah masing-masing, lalu menunjukkan pos mana yang sebenarnya menentukan.
Syarat visa: angka resmi tiap negara
Semua angka di bawah diambil dari situs imigrasi masing-masing negara.
| Negara | Yang diminta | Setara rupiah |
|---|---|---|
| Australia | AUD 29.710 untuk 12 bulan | Rp 380 jt/tahun |
| Kanada | CAD 23.448 per tahun | Rp 300 jt/tahun |
| Inggris (London) | GBP 1.529/bulan, maksimal 9 bulan | Rp 329 jt |
| Inggris (luar London) | GBP 1.171/bulan, maksimal 9 bulan | Rp 252 jt |
| Belanda | EUR 1.130,77/bulan, dibuktikan 12 bulan | Rp 278 jt/tahun |
Beberapa catatan penting soal tabel ini:
Angka Inggris hanya sembilan bulan, bukan dua belas. Aturannya memang membatasi pembuktian sampai maksimal sembilan bulan. Itu bukan berarti kamu hanya akan hidup sembilan bulan di sana. Tiga bulan sisanya tetap perlu dibiayai, cuma tidak diminta dibuktikan di tahap visa.
Semua angka ini di luar uang kuliah. Uang kuliah dihitung terpisah dan ditambahkan.
Angkanya ditinjau berkala. Kanada menyesuaikan tiap 1 September mengikuti data Statistics Canada. Belanda menetapkan per tahun kalender. Australia dan Inggris berubah lewat pengumuman kebijakan. Selalu buka halaman resminya sebelum menyiapkan rekening.
Pos makanan adalah satu-satunya pos besar yang benar-benar bisa kamu kendalikan. Selisih antara masak sendiri dan makan di luar bisa menyentuh separuh anggaran bulanan.
Biaya hidup sebenarnya, per bulan
Angka di bawah adalah kisaran realistis untuk mahasiswa yang hidup secukupnya: kamar sewa bersama atau asrama, masak sendiri sebagian besar waktu, transportasi umum.
| Negara dan kota | Per bulan | Setara rupiah |
|---|---|---|
| Australia, Sydney/Melbourne | AUD 2.400 sampai 3.200 | Rp 31 jt sampai 41 jt |
| Australia, kota kecil | AUD 1.800 sampai 2.400 | Rp 23 jt sampai 31 jt |
| Kanada, Toronto/Vancouver | CAD 1.900 sampai 2.600 | Rp 24 jt sampai 33 jt |
| Kanada, kota kecil | CAD 1.400 sampai 1.900 | Rp 18 jt sampai 24 jt |
| Inggris, London | GBP 1.500 sampai 2.000 | Rp 36 jt sampai 48 jt |
| Inggris, kota lain | GBP 1.000 sampai 1.400 | Rp 24 jt sampai 33 jt |
| Belanda, Amsterdam/Utrecht | EUR 1.200 sampai 1.600 | Rp 25 jt sampai 33 jt |
| Belanda, kota kecil | EUR 900 sampai 1.200 | Rp 18 jt sampai 25 jt |
Perhatikan pola yang muncul di semua negara: selisih antara kota besar dan kota kecil lebih besar daripada selisih antar negara. Hidup di kota kecil Australia bisa lebih murah daripada London. Kalau anggaran adalah kendala utamamu, memilih kota yang tepat lebih berdampak daripada memilih negara yang tepat.
Pos yang benar-benar menentukan
Dari semua komponen biaya hidup, hanya satu yang biasanya menghabiskan setengahnya.
Tempat tinggal: 45 sampai 60 persen. Ini pos terbesar di semua negara, tanpa kecuali, dan yang paling sulit ditekan setelah kamu tiba. Keputusan ini dibuat sebelum berangkat, bukan sesudah.
Makanan: 15 sampai 25 persen. Satu-satunya pos besar yang benar-benar bisa kamu kendalikan sehari-hari. Mahasiswa yang masak sendiri hampir selalu berada di batas bawah kisaran biaya hidup, yang tidak masak hampir selalu di batas atas.
Transportasi: 5 sampai 12 persen. Hampir semua negara punya tarif khusus pelajar yang potongannya besar. Di Belanda angkanya paling rendah karena mayoritas orang bersepeda.
Asuransi kesehatan: 3 sampai 8 persen. Sebagian negara mewajibkannya sebagai syarat visa, jadi ini bukan pos yang bisa dilewati. Australia mewajibkan OSHC, Belanda punya ketentuan yang bergantung pada status kerjamu.
Sisanya: buku, telepon, pakaian musim dingin, kehidupan sosial. Kecil satu per satu, tapi kalau diabaikan seluruhnya akan muncul sebagai kekurangan di bulan ketiga.
Satu kebiasaan yang paling banyak menolong mahasiswa baru: belanja mingguan dengan daftar, bukan belanja harian tanpa rencana. Selisihnya terasa setelah dua bulan.
Kesalahan anggaran yang paling sering
Menganggap syarat visa sama dengan biaya hidup. Untuk Inggris, syarat visanya hanya mencakup sembilan bulan. Untuk Australia, AUD 29.710 setahun itu sekitar AUD 2.475 per bulan, di bawah biaya hidup nyata di Sydney. Syarat visa adalah lantai, bukan anggaran.
Lupa biaya bulan pertama. Deposit sewa, kasur dan perabot dasar, kartu transportasi, kadang sewa dibayar di muka untuk beberapa bulan. Bulan pertama hampir selalu dua kali lipat bulan biasa. Sisihkan khusus untuk ini.
Memasukkan penghasilan kerja paruh waktu ke dalam anggaran. Kerja paruh waktu membantu, dan di sebagian besar negara tujuan diizinkan dengan batas jam. Tapi pekerjaannya belum tentu ada di minggu pertama, dan sebagian besar mahasiswa baru mendapatkannya setelah dua sampai tiga bulan. Rencanakan seolah penghasilan itu tidak ada, lalu anggap bonus kalau datang. Rinciannya ada di kerja part time mahasiswa luar negeri.
Memakai kurs lama. Ini yang paling diam-diam merusak. Anggaran yang disusun dengan kurs setahun lalu bisa meleset belasan persen, dan di angka ratusan juta itu berarti puluhan juta yang hilang begitu saja. Pakai kurs berjalan, lalu bulatkan ke atas.
Perbandingan kasar total setahun
Uang kuliah ditambah hidup, untuk satu tahun pertama:
| Negara | Kisaran total setahun |
|---|---|
| Belanda, kota kecil | Rp 451 jt sampai 533 jt |
| Kanada, kota kecil | Rp 420 jt sampai 560 jt |
| Inggris, kota lain | Rp 590 jt sampai 800 jt |
| Australia, kota besar | Rp 900 jt sampai 1,2 M |
Rincian per negara ada di biaya kuliah di Belanda, biaya kuliah di Inggris, dan biaya kuliah di Australia. Kalau semua angka di atas masih di luar jangkauan, lihat pilihan termurah yang membahas negara dengan struktur biaya jauh lebih rendah.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah uang syarat visa akan terpakai atau hanya untuk ditunjukkan?
Itu uangmu sendiri dan akan kamu pakai untuk hidup di sana. Pemerintah tidak mengambilnya. Yang diminta adalah bukti bahwa dananya benar-benar ada sebelum kamu berangkat, bukan bahwa kamu menyetorkannya ke mereka.
Apakah bisa menunjukkan dana kurang dari syarat kalau sudah bayar uang kuliah?
Untuk sebagian negara, uang kuliah yang sudah dibayar bisa dikurangkan dari total yang perlu dibuktikan, dengan bukti pembayaran. Tapi komponen biaya hidupnya tetap harus utuh. Ketentuannya berbeda tiap negara, jadi cek halaman resminya.
Kota mana yang paling hemat di negara-negara ini?
Pola umumnya sama: kota universitas berukuran sedang, 30 sampai 90 menit dari kota besar terdekat. Di Inggris misalnya kota-kota di utara, di Belanda kota selain Amsterdam dan Utrecht, di Australia ibu kota negara bagian yang lebih kecil. Selisihnya bisa 30 sampai 40 persen.
Berapa yang harus saya siapkan untuk bulan pertama?
Perkiraan amannya dua sampai dua setengah kali biaya bulanan normal, karena deposit dan perabot. Untuk Australia di Sydney itu berarti sekitar Rp 70 juta sampai 90 juta di luar uang kuliah.
Apakah beasiswa menutup semua ini?
Beasiswa penuh seperti LPDP menanggung uang kuliah dan memberi tunjangan hidup bulanan, dan besarannya disesuaikan dengan kota tujuan. Beasiswa parsial biasanya hanya memotong uang kuliah, jadi biaya hidup tetap jadi tanggunganmu. Periksa cakupannya sebelum menganggap selesai. Lihat LPDP 2027 untuk rinciannya.
Cara menyusun anggaranmu sendiri
Urutan yang saya sarankan, dan yang paling jarang meleset:
- Ambil syarat visa negara tujuan dari situs resmi imigrasinya, bukan dari blog
- Tambahkan uang kuliah program yang kamu incar, dari halaman resmi kampusnya
- Tambahkan selisih antara syarat visa dan biaya hidup nyata di kota itu
- Tambahkan satu kali biaya bulan pertama
- Konversikan dengan kurs berjalan, lalu bulatkan ke atas sepuluh persen
Langkah kelima terasa berlebihan sampai kursnya bergerak. Setelah itu terasa seperti keputusan paling masuk akal yang pernah kamu ambil.