Di tengah tren pengetatan visa pelajar di hampir semua negara tujuan, Kanada melakukan sesuatu yang berlawanan arah, setidaknya untuk satu kelompok.
Sejak 1 Januari 2026, mahasiswa program master dan doktoral di kampus negeri Kanada tidak lagi memerlukan Provincial Attestation Letter (PAL) saat mengajukan study permit.
Kenapa ini kabar besar
PAL diperkenalkan sebagai alat pembatas. Provinsi mendapat jatah, dan calon mahasiswa harus mendapat surat dari provinsi itu sebelum bisa mengajukan izin belajar. Sebuah lapisan tambahan yang menambah waktu, ketidakpastian, dan satu titik gagal baru dalam proses.
Menghapusnya untuk jenjang pascasarjana berarti pelamar S2 dan S3 kembali berhadapan langsung dengan IRCC tanpa harus mengantre jatah provinsi lebih dulu.
Menurut halaman resmi pemerintah Kanada, pengecualian ini berlaku untuk program degree-granting di tingkat master atau doktoral pada public DLI (kampus negeri yang terdaftar) yang dimulai 1 Januari 2026 dan sesudahnya.
Yang tetap membutuhkan PAL
- Program S1
- Program non-gelar
- Sebagian besar program di kampus swasta
- Program diploma dan sertifikat
Jadi kabar baik ini tidak berlaku menyeluruh. Kalau targetmu S1 di Kanada, prosesnya masih sama seperti sebelumnya.
Pengecualian lain yang tercantum resmi: siswa jenjang sekolah, mahasiswa pertukaran tanpa biaya kuliah, penerima beasiswa Global Affairs Canada, dan pemohon perpanjangan izin belajar di institusi dan jenjang yang sama.
Konteksnya: kuota tetap diperketat
Perlu dibaca berimbang. Pelonggaran ini terjadi di dalam kebijakan yang secara keseluruhan tetap mengetat. Kanada masih menerapkan batas jumlah study permit yang diterbitkan tiap tahun, dan angkanya diturunkan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Beberapa laporan media menyebut kuota 2026 di kisaran 408.000 izin, turun sekitar 7% dari 2025. Angka itu tidak kami temukan pada halaman resmi yang bisa kami akses, jadi perlakukan sebagai laporan media, bukan angka pasti. Cek IRCC langsung sebelum menjadikannya dasar keputusan.
Arah kebijakannya jelas: Kanada memperketat pintu masuk secara umum, tapi melonggarkannya untuk talenta riset. Program yang dianggap menopang inovasi (teknologi, energi bersih, ilmu kesehatan, riset lanjutan) justru diberi jalur lebih lapang.
Apa artinya untuk pelamar Indonesia
Kalau kamu mengincar S2 atau S3 di kampus negeri Kanada, ini mempersingkat satu tahap yang selama ini memperlambat proses. Waktunya jadi lebih bisa diperkirakan, dan satu risiko penolakan administratif hilang.
Kalau kamu mengincar S1, tidak ada yang berubah, dan dengan kuota yang mengetat persaingannya justru mungkin lebih ketat.
Kalau kamu sedang membandingkan Kanada dengan Australia atau Inggris, ini menambah satu poin ke sisi Kanada khusus untuk jenjang pascasarjana. Bandingkan juga dengan batas usia visa kerja Australia dan Graduate Route Inggris yang dipangkas. Arah kebijakan ketiga negara ini sedang bergerak berbeda-beda, dan itu memengaruhi mana yang paling masuk akal untuk profilmu.
Satu catatan penting: aturan imigrasi Kanada beberapa tahun terakhir berubah cukup sering, kadang di tengah siklus pendaftaran. Jangan menyusun rencana panjang di atas asumsi aturan hari ini bertahan sampai keberangkatanmu.